Senin, 22 Maret 2010

Semua ada waktunya


Didalam hidup ini,
Semua ada waktunya
Ada waktunya kita menabur...
Ada waktunya kita menuai...

Mungkin dalam hidupmu ...
Badai datang menyerbu...
Mungkin doamu bagai tak terjawab
Namun...yakinlah tetap ..

Tuhan takkan terlambat!
Juga tak akan lebih cepat..
Semuanya...
Dia jadikan indah
tepat pada waktuNya

Bagaikan kuncup mawar
pada waktunya mekar
Percayalah...
Tuhan jadikan semua indah
pada waktuNya


Rabu, 10 Maret 2010

KEBAHAGIAAN SEJATI DALAM KELUARGA


Jimi: eh knapa akhir''ini keluarga kita sering mengalami keributan ya?Gimana menurut lu?

Sani: ah ga jelas tuh apa yang diributin.Padahal dulu ga begini loh.Sepertinya makin jauh banget dari kedewasaan rohani nih.

Jimi: sebenarnya siapa yang harus memberi teladan untuk berperilaku baik dalam menjalani kehidupan berkeluarga itu,kita atau ortu sih?

Sani: seharusnya sih semua anggota keluarga harus ikut berperan.But jim,gak gampang lah membina keluarga,apalagi tanpa basic rohani yang kuat.Kadang kadang sebagai anggota keluarga sering banget lupa bahwa kunci kebahagiaan sejati dalam keluarga ialah terus menerus mencintai Tuhan dan selalu fokus padaNya.Bukan berfokus pada pemenuhan diri sendiri.

Jimi: iya ya,jangan sampai pribadi yang satu cuma pengennya merubah pribadi lainnya,egois banget.Mendingan perbaiki diri sendiri dulu deh.Kalo tiap pribadi terus terbuka terhadap Kristus,pastinya pribadi itu diubah oleh Kristus menjadi terang dalam keluarga.Itung itung menjadikan keluarga sebagai surganya dunia.

Sani: setuju tuh,jadilah kehendakMu dibumi seperti didalam surga.

Jimi: yup amin deh!!


oleh :Rendy Kadirin
(Telah termuat di BERITA KITA PANDU edisi MARET 2010)

Minggu, 28 Februari 2010

MEMBACA ALKITAB


Membaca Alkitab?To the point saja.Sebelumnya,kita harus mengetahui dahulu bahwa Alkitab layaknya surat cinta pribadi Tuhan untuk kita.Bukan surat cinta biasa.Kita tidak boleh terpaut pada kata kata indah,melainkan pada kebenaran kebenaran yang tersembunyi didalamnya.Karna hanya cinta kepada kebenaranlah yang mendorong kita untuk membaca dan merenungkan Alkitab secara kusyuk.

Maka dalam membaca Alkitab,pergunakanlah mata hati dalam mencernanya.Jadikanlah sabda sabda Alkitab sebagai tuntunan hidup rohani dan duniawi.Bacalah Alkitab dengan rendah hati dan jangan agar mendapatkan nama sebagai ahli Alkitab,sebab itu adalah suatu kebanggaan pamrih dan kesombongan diri yang sangat menjerumuskan.

Hening sejenak mohonlah dengan rendah hati dan rasa syukur pada Tuhan agar diberi pemahaman dan pengaraha yang benar secara mendalam.Sehingga kita dapat berperilaku secara wajar setip saat dengan apa yang tersirat dalam Alkitab sebagai penuntun,karna jikalau kita hanya bisa rajin mewartakan kabar gembira itu tanpa disertai perilaku yang baik dan berkenan menurut hukum kasih,maka sia sialah semua itu.Siapkah sekarang untuk membaca,merenungkan dan melakukan apa yang tersirat dalam surat cinta Tuhan?


Oleh :Rendy Kadirin

Kamis, 25 Februari 2010

MENGHADAPI KABAR CELAKA




Disuatu rumah sakit seorang istri menunggu hasil pemeriksaan kesehatan suaminya dengan berdebar debar dan tibalah saat panggilan untuk menerima hasilnya.Sang istri menduga duga hasilnya apakah kabar baik atau buruk.Bagaimana jika anda dipihak sang istri,kemungkinan menduga hal buruk terjadi tatapi kita tidak tahu mengapa demikian.

Bawah sadar manusia selalu takut terhadap hal hal buruk.Suatu kesalahan mindset?Bisa jadi.Jika demi sedemikian kita terbiasa menaruh keyakinan pada Tuhan secara otomatis kita tidak takut akan kabar buruk sekalipun.Kabar buruk memang selalu ada tapi Allah meng'amin'i bahwa kita tak perlu menjalani hidup ini dengan rasa takut terhadap apapun yang akan terjadi.Hati yang sungguh sungguh percaya pada Tuhan ialah jawaban bagi kita yang selalu khawatir.Hingga tertulis dalam MAZMUR 112:7 ''ia tidak takut kepada kabar celaka,hatinya tetap,penuh kepercayaan kepada Tuhan''

Oleh :Rendy Kadirin

Senin, 22 Februari 2010

GENGGAMLAH TANGAN ALLAH


MASUKILAH KEGELAPAN DAN GENGGAMLAH TANGAN ALLAH,ITU AKAN LEBIH BAIK DARI PADA PELITA DAN LEBIH AMAN DARI PADA SEMUA JALAN YANG SUDAH DIKETAHUI(RAJA GEORGE VI)


Maksud kata kata diatas bukan berarti harus masuk dalam kegelapan lalu bertemu dengan Allah,tetapi kata kata ini dicetuskan oleh Raja George VI dalam pidato natalnya ditengah perang dunia II 1939.Dimana natal benar benar gelap,tiada pengharapan.Batin semua orang tersesat entah harus kemana,karna pada saat itu pelia dan jalan mengandung banyak sekali keraguan dan ketidakpastian.Dalam keadaan kelam itu maka Raja George VI menghimbau agar semua orang tetap percaya kepada Allahyang menuntun kepada jalan yang Tuhan kehendaki.

Mungkin kita juga pernah mengalami hal yang seperti itu meski tidak sama persis.Kadang terang terlalu membuat kita silau pada hal hal yang sudah diketahui kepastiannya menurut ukuran manusia.Karena terlalu silau akan ego dunia,maka tidak lagi dapat melihat secara jernih.Mau tidak mau main tabrak sana sini,akhirnya malah lebih tersesat.

Disaat seperti itu kita perlu tenang sejenak dan ketahuilah bahwa Allah menggenggam tangan kita menuju tempat tujuan yang tepat bagi kita sesuai dengan kehendakNya.Mudah bukan?

Oleh :Rendy Kadirin

Jumat, 19 Februari 2010

PENYERAHAN DIRI


Bapa,kuserahkan diriku padaMu.
Perbuatlah padaku apa yang menjadi kehendakMu.
Apapun yang akan Kau Perbuat padaku,aku berterima kasih.
Aku siap sedia untuk apa saja,akan kuterima dengan tangan terbuka asal terjadilah kehendakMu padaku dan pada segala mahlukMu,dan aku tak akan manginginkan yang lain.
Kuletakkan jiwaku dalam tanganMu kuberikan itu padaMu ya Tuhan dengan seluruh cinta yang ada didalamnya.
Itu semua kukerjakan karena aku mencintaiMu.
Dan cinta ku memaksaku untuk memberikan hatiku padaMu.
Kuserahkan diriku tanpa syarat dengan kepercayaan tak terbatas karena Engkau adalah Bapaku.Amin


Oleh :Rendy Kadirin
Diambil dari Kumpulan Doa Doa Terpilih,SEKRETARIAT NASIONAL KONGGRESI MARIA

Senin, 15 Februari 2010

PERDAMAIAN


Orang berjalan sepanjang jalan suatu hari,ketika orang berkuda lewat.Gelagat jahat nampak di matanya dan ada darah di tangannya.

Beberapa saat kemudian segerombolan orang berkata minta tanya,apakah pejalan kaki tadi melihat orang dengan darah di tangan lewat.Mereka mengejar dia.

‘’Siapa dia itu?’’tanya orang yang berjalan .

‘’Orang penjahat’’jawab pemimpin rombongan .

‘’Kamu mengejarnya untuk dibawa ke pengadilan?’’

‘’Tidak’’kata pemimpinnya.’’Kami mengejar dia untuk menunjukan jalan kepadanya’’

Hanya perdamaian akan menyelamatkan dunia,bukan keadilan yang pada umumnya kata lain bagi balas dendam.


Oleh:Rendy Kadirin
Diambil dari sang katak;Antony De Mello

Jumat, 12 Februari 2010

SELALU KOMITMEN GITU LOH!!


Duhlama lama bosen juga kalo keadaannya begini terus”Keluh seorang pelayan Tuhan kepada temannya.”Hai,komitmen gitu loh!!”Jawab teman sepelayanannya.
Ya,terkadang itulah yang kadang terucap pada bibir seseorang,bila menemukan hambatan dalam menjalani tugas atau kegiatannya.Hal itu memang biasa,dan sangking biasanya,pastilah kebablasan.Awalnya semangat dalam bertugas/menjalani sesuatu,eh,kok tiba tiba berhenti.Apa yang terjadi ini?Apakah kita dengan pamrih dalam menjalani tugas,kegiatan,pelayanan,atau hal hal internal lainnya?Apakah kita menginginkan sesuatu dari apa yang kita hasilkan/berikan kepada pihak lain,dan ketika kita tidak mendapatkan sesuatu,kita tidak puas,kita marah dan kita mulai meninggalkan pekejaan itu,…tulus tidak ya dari awal?Apa yang salah?

KOMITMEN dan KETULUSAN adalah hal penting dalam melakukan segala sesuatu,apapun keadaannya,apapum hasilnya.Sehingga kita bisa menjalani segala sesuatu dengan maksimal.Komitmen membuat kita tegar luarbiasa dalam menghadapi dan menyelesaikan segala tantangan kehidupan.Ok boleh sedikit saja kita lihat komitmen Bunda Maria dalam menjalani takdirnya sebagai ibu dari Yesus,Beliau tahu resikonya,dan itu adalah pembuktian atas katakataNya”Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaKu menurut kehendakMu”.Dan bisa kita lihat perjuanganNya,hasilNya luar biasa.Demikian juga Yesus puteraNya,Ia tetap pada pendirianNya untuk mau wafat demi menyelamatkan manusia dari dosa.Mereka tidak meminta imbalan apa apa,mereka hanya memberi memberi memberi dan memberi dengan cinta kasih.

Nah pastikan itu semua ada pada kehidupan kita.Selalulah kita komitmen pada cita cita luhur kita,pelayanan kita,kehidupan pribadi kita,dan segala hal yang dapat merubah kehidupan ini menjadi lebih baik dan indah di mata Tuhan.Menyambut tahun baru,lembaran baru,marilah kita bersamasama berkomitmen menjalankan segala hal yang sudah direncanakan Tuhan kepada kita.PASTIKAN YANG TERBAIK YANG KITA LAUKAN TERHADAP SEGALA HAL,SELAMAT TAHUN BARU 2010 !!!
Oleh :Rendy Kadirin
(TULISAN INI TELAH DIMUAT DALAM BULETIN BERITA KITA PANDU BULAN JANUARI 2010,RUBIK YOUTH VOICE)

Kamis, 04 Februari 2010

PERTOBATAN MEMBAWA PADA KEKUDUSAN


Pertobatan membawa kita pada kekudusan,apa hubungannya?Tentunya kita sebagai manusia tidak mengelak bahwa kita berdosa.Kekudusan yang Tuhan anugerahkan pada kita sedikit demi sedikit mulai luntur,bagai bola lampu bercahaya terang yang ditutup.sungguh disayangkan.mengapa itu terjadi?Jawabannya adalah adakah pertobatan dalam diri kita.Kita semakin terjerumus pada kenikmatan dalam memenuhi ego kita,kita lupa akan misi kita bahkan lupa siapa kita sebenarnya kita.Kita menciptakan tembok dengan Tuhan.
Mari sejenak kita refleksikan,kita diciptakan serupa dengan Allah.Begitu kudus kita ini,namun karna dosa dosa yang kita perbuat maka terhambatlah karya karya Tuhan yang seharusnya terjalani melalui kita manusia.Sangat disayangkan.Lalu apa solusinya sebagai orang katolik?Sakramen Tobat/pengakuan dosa dan menjalani petobatan tersebut.Didalam Katekismus Gereja Katolik bab ll/Xl/1496,bahwa buah buah rohani dari sakramen pengakuan ialah:

-Perdamaian dengan Allah yang olehnya pendosa mendapat kembali rahmat.
-Perdamaian dengan Gereja.
-Pembebasan dari siksa abadi,yang orang terima karena dosa berat.
-Pembebasan paling sedikit sebagian dari siksa sementara,yang diakibatkan oleh dosa.
-Perdamaian dan ketenangan hati nurani dan hiburan rohani.
-Pertumbuhan kekuatan rohani untuk perjuangan Kristen


Nah tentunya bagaimana kita mau menjalani tugas kudus yang diberikan Tuhan pada kita bila kita masih dalam lingkaran dosa yang membawa kita pada kebinasaan.Percayalah,pertobatan yang sempurna membawa kita pada kehidupan kudus yang indah,mata hati kita terbuka lebar melihat kasih Tuhan dimana mana,hidup kita lebih berarti dan kita siap menjadi tetangNya bagi dunia.Pengorbanan Yesus di kayu salib menjadikan pintu gerbang kita kembali pada kekudusan Tuhan melalui pertobatan.Mari kita menjalani hidup kudus penuh pertobatan dan percaya kita disempurnakan selalu olehNya.

Senin, 01 Februari 2010

ALLAH LEBIH TAHU SEGALA YANG KITA BUTUHKAN

Untuk perihal diatas,saya pribadi akan mengutip sebuah cuplikan kisah nyata yang terjadi dalam hidup Ibu Teresa dari Calcuta.kisah ini ditulis oleh beliau sendiri.

''Di India setiap hari kami menyiapkan makanan untuk 9000 orang.Pada suatu hari seorang suster datang dan berkata;Muder,kita tidak mempunyai sesuatu lagi untuk makan,kita tidak mempunyai apa apa lagi untuk diberikan kepada orang orang;
Saya tidak tahu bagaimana menjawabnya.Namun sekitar pukul 09:00,datanglah sebuah truk penuh roti datang ke rumah.Termyata pemerintah hari itu bermaksud membagi roti dan susu kepada anak anak dari keluarga miskin disekolah sekolah.Pada hari itu tah seorangpun dikota itu alasannya mengapa semua sekolah tutup.Maka semua jatah roti diantar kerumah kami.Lihat Allah ternyata menutup sekolah,Allah tidak menghendaki kalau anak anak kita tidak mendapat makanan.saya kira itulah pertama kali dalam hidup,mereka mendapat roti begitu banyak dan begitu enak.Hal ini lagi lagi membuktikan kemesraan cinta kasih Allah.
''

Nah,pertanyaannya apakah kita masih mau mengeluh menggerutu dan khawatir akan segala kebutuhan kita?Apakah kita lupa akan Allah yang menciptakan kita?Pastikan Allah menjawab dan menampis sgala kekhawatiran kita dengan sabdaNya dalam lukas 12:25-26.Anda percaya?

Oleh:Rendy Kadirin

Rabu, 27 Januari 2010

SANG CINTA

Sang Cinta
Yang mencipta dan memberi hidup,
Ciptakan kembali diriku hari ini dalam cintaMu
Ya Tuhan,Sang Cinta Abadi,
Izinkan aku hidup bagiMu
Ya Tuhan,Sang Setia Abadi,
Bantulah diriku dalam tiap godaan
Sang Cinta,yang baik tanpa batas,
bekerjalah dalam tiap langkah kakiku
Sang Cinta,yang lembut tanpa batas,
jangan pernah tinggalkan diriku


Oleh:Rendy Kadirin
Puisi St Gertrudis,
Diambil dari buku Pendekatan Psiko-spiritual,Sr.Joyce Riddick SSC,Ph.D

Senin, 25 Januari 2010

Ascensus hominis ad Deum Descensus Domini ad hominem


Ascensus hominis ad Deum
Descensus Domini ad hominem


Setiap doa adalah ascensus hominis ad Deum dan Descensus Domini ad hominem.Secara harafiah doa ialah naiknya manusia pada Tuhan dan turunnya Tuhan menuju manusia.Apa maksudnya?Ketika kita berdoa terjadilah komunikasi yang sangat intens personal,akrab,intim dengan Allah secara pribadi.Banyak sekali hal ihwal tentang doa,tetapi masih banyak juga pribadi pribadi yang meremehkan hal hal doa.

Sekali lagi,doa merupakan proses penyadaran kembali seperti apa sebenarnya rupa sang pendoa itu,dari mana ia berasal,apa misi pribadinya dan yang terpenting pada hakikat sakralnya,manusia dan Allah adalah satu.Dengan kata lain,manusia kembali menyatu dengan Allah.

Oleh:Rendy Kadirin

Minggu, 24 Januari 2010

SUMBER KEBAHAGIAAN SESUNGGUHNYA


''TAK ADAHATI YANG SUNGGUH SUNGGUH BERGEMBIRA KARENA TAK ADA HATI YANG SUNGGUH SUNGGUH MENCINTAI TUHAN"

Saya berandai-andai bila St Faustina masih hidup dizaman yang anda alami sekarang ini,dia mungkin akan berkata; ''Ah,padahal Tuhan sudah memberi tahu kunci kebahagiaan melalui kata kata di buku harianku itu.Tapi ternyata manusia lebih mementingkan keinginan keinginan pribadinya,lebih mau mencari segala yang enak baginya,memuaskan segala keegoisan kerakusan,haus akan hal hal fana yang membawa manusia pada kebinasaan terlebih menjauh dari kasih Allah.Namun bila manusia tidak dapat memenuhi hal hal duniawi tersebut,mulailah manusia merasa dirinya mengalami kesengsaraan dan tidak bergembira.Sudah lupakah manusia akan dimana sebenarnya sumber kebahagiaan itu?Sudah lupakah bahwa Allah sungguh mencintai manusia dengan mengorbankan PuteraNya yang tunggal demi menyelamatkan seluruh manusia,melalui darah sengsaranya manusia bisa kembali menikmati kebahagiaan Ilahi yang abadi sesungguhnya didalam hati''

Saya pribadi pun sering keliru dalam mendefinisikan arti kebahagiaan sebenarnya dan kebahagiaan semacam apakah yang saya butuhkan serta apa sajakah caranya yang benar di mata Tuhan.Nah marilah kita bersama sama merefleksikan kembali,apa yang sebenarnya yang menjadi sumber kebahagiaan kita sesungguhnya.Deo Grartias!!

Oleh:Rendy Kadirin

Selasa, 19 Januari 2010

PATAH HATI berujung PATAH ARANG,PATAH TULANG


Ia menyembuhkan orang yg patah hati dan membalut luka luka mereka (Mazmur 147:3)

''Patah hati,putus cinta,pengkhianatan!Kiamat deh,patah arang jadinya,biar kupatahkan tulangku sekalian!!!Siapa yang pernah patah hati?siapa juga yang mau?''Patah hati,memang situasi yang tidak mengenakkan.semua pe nah mengalaminya,bahkan sering.Apapun penyebabnya kita percaya bahwa hal hal tersebut diizinkan terjadi oleh Tuhan pastilah ada suatu maksud dibalik segalanya.Oh God apa penjabarannya?
Pernah sadarkah kita akan beberapa hal?
1. Dalam keadaan patah hati dan luka kita pasti lebih berfokus pada Tuhan dan kita benar benar menyadari ada pribadi abadi lain yang kita kasihi selain orang orang yang sempat mencintai kita(pasangan,kerabat saudara,teman)
2. Banyak kekurangan kekurangan yang dapat kita ketahui,palajari dan perbaiki agar kelak kita lebih siap dan lebih sempurna dikemudian hari.
3. Kita dilatih untuk tidak terlarut pada kesedihan dan tidak meratapi kepatah hatian ini.Harusnya kita cepat bangkit dengan semangat baru,diluar sana ada yang sudah menunggu kita yang semakin dewasa dalam iman!
4. Terbukti patah hati bukan berarti kiamat loh !!
Sebenarnya masih ada satu lagi yang perlu direnungkan coba periksa batin kita seringkah kita membuat Tuhan patah hati,dengan selalu mementingkan kepentingan duniawi kita secara berlebihan,hingga tak ada waktu berdua hanya denganNya,berdoa kepadaNya dan terlebih sujud hening bersamaNya?Dimana hati nurani kita?

Oleh :Rendy Kadirin

SIAPA YANG TERDAHULU ?


''Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu,hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya''(ayat ini diambil dari suatu kisah dimana Yesus sedang melakukan perjalanan ke Kapernaum bersama para muridNya,dan selama perjalanan para muridNya mempertengkarkan siapa yang terbesar diantara mereka)

Marilah kita coba merenungkan diri mengenai sabda tersebut.

Betapa sering Tuhan,aku menjadi pribadi yang mencerminkan hanya sepenggal saja dari kalimat itu.Aku ingin menjadi ysng terdahulu. Tapi kubersyukur Tuhan Kau lengkapkan aku dengan pribadiMu ya Yesusku.Sehingga pribadiku pun disempurnakan,jika aku ingin menjadi yang terdahulu,hendaklah aku menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya .dapat kubayangkan jika Engkau tidak melengkapi pribadiku dengan pribadiMu tentunya aku menjadi sosok yang sangat egois,mau menang sendiri,tak mau perduli orang lain,serakah dan banyak hal lain yang berorientasi pada kepentingan diri.Tentu akan banyak sekali pertengkaran seperti yang dialami para murid dalam perjalanan ke kapernaum.Namun Tuhan,sungguh luar biasa ajaranMu.Yang walaupun dalam rupa Allah,tak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri,dan mengambil rupa seorang hamba,dan menjadi sama seperti manusia.Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati di kayu salib.
Terimakasih Tuhan kami memiliki Engkau yang mau melayani kami.Sepanjang hidupMu bersama para murid ,Engkau selalu memberikan teladan kasih yang luar biasa,kasih yang tidak dimiliki oleh siapapun didunia ini.Kasih yang mau memberikan nyawaNya untuk para sahabatNya.Kasih yang mau memberikan pengampunan bahkan untuk orang yang paling membenciNya.Kasih yang membuat Ia rela dihina justru oleh kita umat manusia yang berdosa.Kasih yang membuat ia rela menanggung segala sampai akhir......
Semoga kitapun bisa menjadi pribadi yang sesuai dengan kehendakNya,pribadi yang mau memberikan kasih buat sesama kita yang lain tanpa memandang apapun dan siapapun dia,kasih yang mau bersabar,kasih yang mau mengampuni,kasih yang mau melayani satu sama lain.Saat ini,biarlah kita bisa berkata satu sama lain dari dalam hati kita.
aku mau mengasihi engkau saudara saudariku tanpa terkecuali.Aku mau belajar menerima engkau apa adanya,akupun mau mencoba memaafkan perbuatanmu yang kurang berkenan dihatiku.Karna Tuhan maha pemurah,dan akupun masih hidup sekarang ini,semuanya hanyalah karna kasih karuniaNya semata.Amin.

Oleh:M Fransiska CM

Sabtu, 09 Januari 2010

PELAYANAN KASIH


Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap tiap hari dalam bait Allah.Mereka memecahkan roti di rumah mereka masing masing secara bergilir dan makan bersama sama dengan gembira dan tulus hati.Sambil memuji Allah dan mereka disukai semua orang dan tiap tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan (kis 2:46-47)

Bacaan diatas menggambarkan cara hidup jemaat pertama.Saat ini terkadang kita lupa untuk menyerupai cara hidup jemaat pertama.Mungkin kita masih berkumpul mungkin sering kali tanpa disertai dengan kesatuan hati.Kita berkomunitas seringkali bukan lagi sebagai suatu kebutuhan,tapi hanya sebuah rutinitas.Kita saling berbagi namun acapkali tanpa disertai ketulusan,kalaupun ada,kita hanya memiliki ketulusan untuk orang orang yang menyenangkan hati kita.Kita masih memuji Allah,namun kesombongan sering membuat kitapun lupa akan segala sesuatu yang boleh kita miliki adalah buah kasih karunianya,sehingga kita kitamulai menganggap diri kita yang paling benar.Karenanyakita mulai berselisih satu sama lain,mulai saling menghakimi,bahkan tak jarang tanpa kita sadari kitapun menjadi batu sandungan buat saudara kita yang lain.

Saat ini kita mau mencoba merenungkan bagaimana cara hidup jemaat pertama dahulu.Kita bayangkan betapa hangatnya kasih persaudaraan diantara mereka,bagaimana mungkin mereka bisa saling berbagijika tanpa disertai oleh kasih.Bagaimana mungkin mereka bisa selalu gembira dan tulus hati sambil memuji Allah kalau mereka sendiri tidak menyadari kasih karunia Allah.Karenanya biarlah pelayanan kita selalu dilandasi oleh kasih dengan segala kerelaan dan dengan sdgala yang kita miliki.Kita sendiri telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus,bahwa Ia yang olehkarena kita menjadi miskin,sekalipun Ia kaya,supaya kita menjadi kaya oleh karena kemiskinanNya.

Melayani berarti memiliki ketulusan untuk melakukan sesuatu yang mungkin tidak mau kita lakukan,juga berarti tetap bertekun terhadap segala sesuatu yang harus kita lakukan,juga berarti berani mengasihi tanpa memilih.Melayani berarti me''nol''kan diri kita dan menomorsatukan Allah melalui kasih kita kepada saudara saudara ktia yang lain,juga berarti membiarkan diri dibentuk olehNya.
Karenanya sekali lagi semua yang kita punya hanyalah kasih karunia,biarlah pelayanan yang kita berikan adalah pelayanan kasih bukan sekedar rutinitas.Biarlah pelayanan kita disertai kerinduan untuk mengasihiNya dan tentunya didalam setiap pelayanan kita hanya berpusat bagi kemuliaanNya saja.Sebab ada tertulis karena itu yang penting bukanlah yang menanam maupun yang menyiram tetapi Allah yang memberikan pertumbuhan.Karena,baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama dan masing masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.Jika setiap pelayanan memiliki hati sebagai hamba niscaya tiap tiap hari Tuhan menambah jumlah kita dengan orang yang diselamatkan seperti yang terjadi pada jemaat pertama waktu dahulu.

Oleh:M Fransiska CM

BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA



BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA


Baik,kita sering sekali mendengar sabda Yesus yang satu ini bukan?Langsung saja,kepada siapakah kita percayakan hidup kita seluruhnya?Ada apa dengan sosok yang kita perca ya itu?Kebahagiaan luar biasa apakah dampak dari mempercayakan seluruh hidup kita kepadaNya?Sudahkah kita percaya secara total dan membiarkan atas kehendakNya sajalah yang boleh terjadi dalam hidup kita?

Percaya berarti tidak ragu sedikitpun,yakin dan berani menjalani segala yang dikehedakiNya,percaya berarti menerima karunia karuniaNya secara total sekarang juga.Bisakah kita seperti itu?

Oleh:Rendy Kadirin. 9/1/2010

Selasa, 05 Januari 2010

KITA MENJADI TERANG DUNIA , APA BISA?


KITA MENJADI TERANG DUNIA,APA BISA ?

Terang,apa bila kita bicara soal terang,luas sekali persepsinya.Yang pasti segala hal menyangkut terang,menyangkut juga soal keindahan,keterbukaan,kegembiraan bahkan kehidupan.Seberkas cahaya sekecil apapun pasti sanggup menerangi seberkas kegelapan sebesar apapun.Mengapa bisa seperti itu?Satu titik terang diantara kegelapan pastilah sangat mencolok dan mengundang reaksi disekitarnya untuk mendekat kearah terang tersebut. Dan hebatnya lagi terang tersebut dapat di bagikan dan bertambah banyak.Dengan demikian,makna kehidupan sebenarnya akan terlihat semakin nyata.Kita dapat melihat Kristus dan para muridNya yang begitu tulus dan berani membagikan kasihNya,menyebarkan kabar gembira apapun caranya dan kita dapat melihat hasilnya sampai sekarang,luar biasa bukan?

Bagaimana dengan kita?Sejak lahir setiap orang diberi inti terang oleh Tuhan.masalahnya apakah kita mau membagikan terang itu dan seberapa banyak terang yang kita hasilkan kepada orang lain dengan membawa serta membagikan kehangatan,kegembiraan,berkat berkat dan segala perbuatan baik.Sangat sederhana rupanya untuk untuk membagikan terang yang kita miliki.Betapa indahnya jika setiap orang didunia ini bisa menjadi terang terhadap semuanya,sangat luar biasa bukan diri kita ini?Syukur kepada Allah yang telang menciptakan kita.Mari kita bersama membagikan terang terang kita di mulai saat ini dan untuk selamanya.

oleh Rendy Kadirin/1 jan 2010