Minggu, 28 Februari 2010

MEMBACA ALKITAB


Membaca Alkitab?To the point saja.Sebelumnya,kita harus mengetahui dahulu bahwa Alkitab layaknya surat cinta pribadi Tuhan untuk kita.Bukan surat cinta biasa.Kita tidak boleh terpaut pada kata kata indah,melainkan pada kebenaran kebenaran yang tersembunyi didalamnya.Karna hanya cinta kepada kebenaranlah yang mendorong kita untuk membaca dan merenungkan Alkitab secara kusyuk.

Maka dalam membaca Alkitab,pergunakanlah mata hati dalam mencernanya.Jadikanlah sabda sabda Alkitab sebagai tuntunan hidup rohani dan duniawi.Bacalah Alkitab dengan rendah hati dan jangan agar mendapatkan nama sebagai ahli Alkitab,sebab itu adalah suatu kebanggaan pamrih dan kesombongan diri yang sangat menjerumuskan.

Hening sejenak mohonlah dengan rendah hati dan rasa syukur pada Tuhan agar diberi pemahaman dan pengaraha yang benar secara mendalam.Sehingga kita dapat berperilaku secara wajar setip saat dengan apa yang tersirat dalam Alkitab sebagai penuntun,karna jikalau kita hanya bisa rajin mewartakan kabar gembira itu tanpa disertai perilaku yang baik dan berkenan menurut hukum kasih,maka sia sialah semua itu.Siapkah sekarang untuk membaca,merenungkan dan melakukan apa yang tersirat dalam surat cinta Tuhan?


Oleh :Rendy Kadirin

Kamis, 25 Februari 2010

MENGHADAPI KABAR CELAKA




Disuatu rumah sakit seorang istri menunggu hasil pemeriksaan kesehatan suaminya dengan berdebar debar dan tibalah saat panggilan untuk menerima hasilnya.Sang istri menduga duga hasilnya apakah kabar baik atau buruk.Bagaimana jika anda dipihak sang istri,kemungkinan menduga hal buruk terjadi tatapi kita tidak tahu mengapa demikian.

Bawah sadar manusia selalu takut terhadap hal hal buruk.Suatu kesalahan mindset?Bisa jadi.Jika demi sedemikian kita terbiasa menaruh keyakinan pada Tuhan secara otomatis kita tidak takut akan kabar buruk sekalipun.Kabar buruk memang selalu ada tapi Allah meng'amin'i bahwa kita tak perlu menjalani hidup ini dengan rasa takut terhadap apapun yang akan terjadi.Hati yang sungguh sungguh percaya pada Tuhan ialah jawaban bagi kita yang selalu khawatir.Hingga tertulis dalam MAZMUR 112:7 ''ia tidak takut kepada kabar celaka,hatinya tetap,penuh kepercayaan kepada Tuhan''

Oleh :Rendy Kadirin

Senin, 22 Februari 2010

GENGGAMLAH TANGAN ALLAH


MASUKILAH KEGELAPAN DAN GENGGAMLAH TANGAN ALLAH,ITU AKAN LEBIH BAIK DARI PADA PELITA DAN LEBIH AMAN DARI PADA SEMUA JALAN YANG SUDAH DIKETAHUI(RAJA GEORGE VI)


Maksud kata kata diatas bukan berarti harus masuk dalam kegelapan lalu bertemu dengan Allah,tetapi kata kata ini dicetuskan oleh Raja George VI dalam pidato natalnya ditengah perang dunia II 1939.Dimana natal benar benar gelap,tiada pengharapan.Batin semua orang tersesat entah harus kemana,karna pada saat itu pelia dan jalan mengandung banyak sekali keraguan dan ketidakpastian.Dalam keadaan kelam itu maka Raja George VI menghimbau agar semua orang tetap percaya kepada Allahyang menuntun kepada jalan yang Tuhan kehendaki.

Mungkin kita juga pernah mengalami hal yang seperti itu meski tidak sama persis.Kadang terang terlalu membuat kita silau pada hal hal yang sudah diketahui kepastiannya menurut ukuran manusia.Karena terlalu silau akan ego dunia,maka tidak lagi dapat melihat secara jernih.Mau tidak mau main tabrak sana sini,akhirnya malah lebih tersesat.

Disaat seperti itu kita perlu tenang sejenak dan ketahuilah bahwa Allah menggenggam tangan kita menuju tempat tujuan yang tepat bagi kita sesuai dengan kehendakNya.Mudah bukan?

Oleh :Rendy Kadirin

Jumat, 19 Februari 2010

PENYERAHAN DIRI


Bapa,kuserahkan diriku padaMu.
Perbuatlah padaku apa yang menjadi kehendakMu.
Apapun yang akan Kau Perbuat padaku,aku berterima kasih.
Aku siap sedia untuk apa saja,akan kuterima dengan tangan terbuka asal terjadilah kehendakMu padaku dan pada segala mahlukMu,dan aku tak akan manginginkan yang lain.
Kuletakkan jiwaku dalam tanganMu kuberikan itu padaMu ya Tuhan dengan seluruh cinta yang ada didalamnya.
Itu semua kukerjakan karena aku mencintaiMu.
Dan cinta ku memaksaku untuk memberikan hatiku padaMu.
Kuserahkan diriku tanpa syarat dengan kepercayaan tak terbatas karena Engkau adalah Bapaku.Amin


Oleh :Rendy Kadirin
Diambil dari Kumpulan Doa Doa Terpilih,SEKRETARIAT NASIONAL KONGGRESI MARIA

Senin, 15 Februari 2010

PERDAMAIAN


Orang berjalan sepanjang jalan suatu hari,ketika orang berkuda lewat.Gelagat jahat nampak di matanya dan ada darah di tangannya.

Beberapa saat kemudian segerombolan orang berkata minta tanya,apakah pejalan kaki tadi melihat orang dengan darah di tangan lewat.Mereka mengejar dia.

‘’Siapa dia itu?’’tanya orang yang berjalan .

‘’Orang penjahat’’jawab pemimpin rombongan .

‘’Kamu mengejarnya untuk dibawa ke pengadilan?’’

‘’Tidak’’kata pemimpinnya.’’Kami mengejar dia untuk menunjukan jalan kepadanya’’

Hanya perdamaian akan menyelamatkan dunia,bukan keadilan yang pada umumnya kata lain bagi balas dendam.


Oleh:Rendy Kadirin
Diambil dari sang katak;Antony De Mello

Jumat, 12 Februari 2010

SELALU KOMITMEN GITU LOH!!


Duhlama lama bosen juga kalo keadaannya begini terus”Keluh seorang pelayan Tuhan kepada temannya.”Hai,komitmen gitu loh!!”Jawab teman sepelayanannya.
Ya,terkadang itulah yang kadang terucap pada bibir seseorang,bila menemukan hambatan dalam menjalani tugas atau kegiatannya.Hal itu memang biasa,dan sangking biasanya,pastilah kebablasan.Awalnya semangat dalam bertugas/menjalani sesuatu,eh,kok tiba tiba berhenti.Apa yang terjadi ini?Apakah kita dengan pamrih dalam menjalani tugas,kegiatan,pelayanan,atau hal hal internal lainnya?Apakah kita menginginkan sesuatu dari apa yang kita hasilkan/berikan kepada pihak lain,dan ketika kita tidak mendapatkan sesuatu,kita tidak puas,kita marah dan kita mulai meninggalkan pekejaan itu,…tulus tidak ya dari awal?Apa yang salah?

KOMITMEN dan KETULUSAN adalah hal penting dalam melakukan segala sesuatu,apapun keadaannya,apapum hasilnya.Sehingga kita bisa menjalani segala sesuatu dengan maksimal.Komitmen membuat kita tegar luarbiasa dalam menghadapi dan menyelesaikan segala tantangan kehidupan.Ok boleh sedikit saja kita lihat komitmen Bunda Maria dalam menjalani takdirnya sebagai ibu dari Yesus,Beliau tahu resikonya,dan itu adalah pembuktian atas katakataNya”Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaKu menurut kehendakMu”.Dan bisa kita lihat perjuanganNya,hasilNya luar biasa.Demikian juga Yesus puteraNya,Ia tetap pada pendirianNya untuk mau wafat demi menyelamatkan manusia dari dosa.Mereka tidak meminta imbalan apa apa,mereka hanya memberi memberi memberi dan memberi dengan cinta kasih.

Nah pastikan itu semua ada pada kehidupan kita.Selalulah kita komitmen pada cita cita luhur kita,pelayanan kita,kehidupan pribadi kita,dan segala hal yang dapat merubah kehidupan ini menjadi lebih baik dan indah di mata Tuhan.Menyambut tahun baru,lembaran baru,marilah kita bersamasama berkomitmen menjalankan segala hal yang sudah direncanakan Tuhan kepada kita.PASTIKAN YANG TERBAIK YANG KITA LAUKAN TERHADAP SEGALA HAL,SELAMAT TAHUN BARU 2010 !!!
Oleh :Rendy Kadirin
(TULISAN INI TELAH DIMUAT DALAM BULETIN BERITA KITA PANDU BULAN JANUARI 2010,RUBIK YOUTH VOICE)

Kamis, 04 Februari 2010

PERTOBATAN MEMBAWA PADA KEKUDUSAN


Pertobatan membawa kita pada kekudusan,apa hubungannya?Tentunya kita sebagai manusia tidak mengelak bahwa kita berdosa.Kekudusan yang Tuhan anugerahkan pada kita sedikit demi sedikit mulai luntur,bagai bola lampu bercahaya terang yang ditutup.sungguh disayangkan.mengapa itu terjadi?Jawabannya adalah adakah pertobatan dalam diri kita.Kita semakin terjerumus pada kenikmatan dalam memenuhi ego kita,kita lupa akan misi kita bahkan lupa siapa kita sebenarnya kita.Kita menciptakan tembok dengan Tuhan.
Mari sejenak kita refleksikan,kita diciptakan serupa dengan Allah.Begitu kudus kita ini,namun karna dosa dosa yang kita perbuat maka terhambatlah karya karya Tuhan yang seharusnya terjalani melalui kita manusia.Sangat disayangkan.Lalu apa solusinya sebagai orang katolik?Sakramen Tobat/pengakuan dosa dan menjalani petobatan tersebut.Didalam Katekismus Gereja Katolik bab ll/Xl/1496,bahwa buah buah rohani dari sakramen pengakuan ialah:

-Perdamaian dengan Allah yang olehnya pendosa mendapat kembali rahmat.
-Perdamaian dengan Gereja.
-Pembebasan dari siksa abadi,yang orang terima karena dosa berat.
-Pembebasan paling sedikit sebagian dari siksa sementara,yang diakibatkan oleh dosa.
-Perdamaian dan ketenangan hati nurani dan hiburan rohani.
-Pertumbuhan kekuatan rohani untuk perjuangan Kristen


Nah tentunya bagaimana kita mau menjalani tugas kudus yang diberikan Tuhan pada kita bila kita masih dalam lingkaran dosa yang membawa kita pada kebinasaan.Percayalah,pertobatan yang sempurna membawa kita pada kehidupan kudus yang indah,mata hati kita terbuka lebar melihat kasih Tuhan dimana mana,hidup kita lebih berarti dan kita siap menjadi tetangNya bagi dunia.Pengorbanan Yesus di kayu salib menjadikan pintu gerbang kita kembali pada kekudusan Tuhan melalui pertobatan.Mari kita menjalani hidup kudus penuh pertobatan dan percaya kita disempurnakan selalu olehNya.

Senin, 01 Februari 2010

ALLAH LEBIH TAHU SEGALA YANG KITA BUTUHKAN

Untuk perihal diatas,saya pribadi akan mengutip sebuah cuplikan kisah nyata yang terjadi dalam hidup Ibu Teresa dari Calcuta.kisah ini ditulis oleh beliau sendiri.

''Di India setiap hari kami menyiapkan makanan untuk 9000 orang.Pada suatu hari seorang suster datang dan berkata;Muder,kita tidak mempunyai sesuatu lagi untuk makan,kita tidak mempunyai apa apa lagi untuk diberikan kepada orang orang;
Saya tidak tahu bagaimana menjawabnya.Namun sekitar pukul 09:00,datanglah sebuah truk penuh roti datang ke rumah.Termyata pemerintah hari itu bermaksud membagi roti dan susu kepada anak anak dari keluarga miskin disekolah sekolah.Pada hari itu tah seorangpun dikota itu alasannya mengapa semua sekolah tutup.Maka semua jatah roti diantar kerumah kami.Lihat Allah ternyata menutup sekolah,Allah tidak menghendaki kalau anak anak kita tidak mendapat makanan.saya kira itulah pertama kali dalam hidup,mereka mendapat roti begitu banyak dan begitu enak.Hal ini lagi lagi membuktikan kemesraan cinta kasih Allah.
''

Nah,pertanyaannya apakah kita masih mau mengeluh menggerutu dan khawatir akan segala kebutuhan kita?Apakah kita lupa akan Allah yang menciptakan kita?Pastikan Allah menjawab dan menampis sgala kekhawatiran kita dengan sabdaNya dalam lukas 12:25-26.Anda percaya?

Oleh:Rendy Kadirin