Sang Cinta
Yang mencipta dan memberi hidup,
Ciptakan kembali diriku hari ini dalam cintaMu
Ya Tuhan,Sang Cinta Abadi,
Izinkan aku hidup bagiMu
Ya Tuhan,Sang Setia Abadi,
Bantulah diriku dalam tiap godaan
Sang Cinta,yang baik tanpa batas,
bekerjalah dalam tiap langkah kakiku
Sang Cinta,yang lembut tanpa batas,
jangan pernah tinggalkan diriku
Oleh:Rendy Kadirin
Puisi St Gertrudis,
Diambil dari buku Pendekatan Psiko-spiritual,Sr.Joyce Riddick SSC,Ph.D
Rabu, 27 Januari 2010
Senin, 25 Januari 2010
Ascensus hominis ad Deum Descensus Domini ad hominem

Ascensus hominis ad Deum
Descensus Domini ad hominem
Setiap doa adalah ascensus hominis ad Deum dan Descensus Domini ad hominem.Secara harafiah doa ialah naiknya manusia pada Tuhan dan turunnya Tuhan menuju manusia.Apa maksudnya?Ketika kita berdoa terjadilah komunikasi yang sangat intens personal,akrab,intim dengan Allah secara pribadi.Banyak sekali hal ihwal tentang doa,tetapi masih banyak juga pribadi pribadi yang meremehkan hal hal doa.
Sekali lagi,doa merupakan proses penyadaran kembali seperti apa sebenarnya rupa sang pendoa itu,dari mana ia berasal,apa misi pribadinya dan yang terpenting pada hakikat sakralnya,manusia dan Allah adalah satu.Dengan kata lain,manusia kembali menyatu dengan Allah.
Oleh:Rendy Kadirin
Minggu, 24 Januari 2010
SUMBER KEBAHAGIAAN SESUNGGUHNYA

''TAK ADAHATI YANG SUNGGUH SUNGGUH BERGEMBIRA KARENA TAK ADA HATI YANG SUNGGUH SUNGGUH MENCINTAI TUHAN"
Saya berandai-andai bila St Faustina masih hidup dizaman yang anda alami sekarang ini,dia mungkin akan berkata; ''Ah,padahal Tuhan sudah memberi tahu kunci kebahagiaan melalui kata kata di buku harianku itu.Tapi ternyata manusia lebih mementingkan keinginan keinginan pribadinya,lebih mau mencari segala yang enak baginya,memuaskan segala keegoisan kerakusan,haus akan hal hal fana yang membawa manusia pada kebinasaan terlebih menjauh dari kasih Allah.Namun bila manusia tidak dapat memenuhi hal hal duniawi tersebut,mulailah manusia merasa dirinya mengalami kesengsaraan dan tidak bergembira.Sudah lupakah manusia akan dimana sebenarnya sumber kebahagiaan itu?Sudah lupakah bahwa Allah sungguh mencintai manusia dengan mengorbankan PuteraNya yang tunggal demi menyelamatkan seluruh manusia,melalui darah sengsaranya manusia bisa kembali menikmati kebahagiaan Ilahi yang abadi sesungguhnya didalam hati''
Saya pribadi pun sering keliru dalam mendefinisikan arti kebahagiaan sebenarnya dan kebahagiaan semacam apakah yang saya butuhkan serta apa sajakah caranya yang benar di mata Tuhan.Nah marilah kita bersama sama merefleksikan kembali,apa yang sebenarnya yang menjadi sumber kebahagiaan kita sesungguhnya.Deo Grartias!!
Oleh:Rendy Kadirin
Selasa, 19 Januari 2010
PATAH HATI berujung PATAH ARANG,PATAH TULANG

Ia menyembuhkan orang yg patah hati dan membalut luka luka mereka (Mazmur 147:3)
''Patah hati,putus cinta,pengkhianatan!Kiamat deh,patah arang jadinya,biar kupatahkan tulangku sekalian!!!Siapa yang pernah patah hati?siapa juga yang mau?''Patah hati,memang situasi yang tidak mengenakkan.semua pe nah mengalaminya,bahkan sering.Apapun penyebabnya kita percaya bahwa hal hal tersebut diizinkan terjadi oleh Tuhan pastilah ada suatu maksud dibalik segalanya.Oh God apa penjabarannya?
Pernah sadarkah kita akan beberapa hal?
1. Dalam keadaan patah hati dan luka kita pasti lebih berfokus pada Tuhan dan kita benar benar menyadari ada pribadi abadi lain yang kita kasihi selain orang orang yang sempat mencintai kita(pasangan,kerabat saudara,teman)
2. Banyak kekurangan kekurangan yang dapat kita ketahui,palajari dan perbaiki agar kelak kita lebih siap dan lebih sempurna dikemudian hari.
3. Kita dilatih untuk tidak terlarut pada kesedihan dan tidak meratapi kepatah hatian ini.Harusnya kita cepat bangkit dengan semangat baru,diluar sana ada yang sudah menunggu kita yang semakin dewasa dalam iman!
4. Terbukti patah hati bukan berarti kiamat loh !!
Sebenarnya masih ada satu lagi yang perlu direnungkan coba periksa batin kita seringkah kita membuat Tuhan patah hati,dengan selalu mementingkan kepentingan duniawi kita secara berlebihan,hingga tak ada waktu berdua hanya denganNya,berdoa kepadaNya dan terlebih sujud hening bersamaNya?Dimana hati nurani kita?
Oleh :Rendy Kadirin
SIAPA YANG TERDAHULU ?

''Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu,hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya''(ayat ini diambil dari suatu kisah dimana Yesus sedang melakukan perjalanan ke Kapernaum bersama para muridNya,dan selama perjalanan para muridNya mempertengkarkan siapa yang terbesar diantara mereka)
Marilah kita coba merenungkan diri mengenai sabda tersebut.
Betapa sering Tuhan,aku menjadi pribadi yang mencerminkan hanya sepenggal saja dari kalimat itu.Aku ingin menjadi ysng terdahulu. Tapi kubersyukur Tuhan Kau lengkapkan aku dengan pribadiMu ya Yesusku.Sehingga pribadiku pun disempurnakan,jika aku ingin menjadi yang terdahulu,hendaklah aku menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya .dapat kubayangkan jika Engkau tidak melengkapi pribadiku dengan pribadiMu tentunya aku menjadi sosok yang sangat egois,mau menang sendiri,tak mau perduli orang lain,serakah dan banyak hal lain yang berorientasi pada kepentingan diri.Tentu akan banyak sekali pertengkaran seperti yang dialami para murid dalam perjalanan ke kapernaum.Namun Tuhan,sungguh luar biasa ajaranMu.Yang walaupun dalam rupa Allah,tak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri,dan mengambil rupa seorang hamba,dan menjadi sama seperti manusia.Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati di kayu salib.
Terimakasih Tuhan kami memiliki Engkau yang mau melayani kami.Sepanjang hidupMu bersama para murid ,Engkau selalu memberikan teladan kasih yang luar biasa,kasih yang tidak dimiliki oleh siapapun didunia ini.Kasih yang mau memberikan nyawaNya untuk para sahabatNya.Kasih yang mau memberikan pengampunan bahkan untuk orang yang paling membenciNya.Kasih yang membuat Ia rela dihina justru oleh kita umat manusia yang berdosa.Kasih yang membuat ia rela menanggung segala sampai akhir......
Semoga kitapun bisa menjadi pribadi yang sesuai dengan kehendakNya,pribadi yang mau memberikan kasih buat sesama kita yang lain tanpa memandang apapun dan siapapun dia,kasih yang mau bersabar,kasih yang mau mengampuni,kasih yang mau melayani satu sama lain.Saat ini,biarlah kita bisa berkata satu sama lain dari dalam hati kita.
aku mau mengasihi engkau saudara saudariku tanpa terkecuali.Aku mau belajar menerima engkau apa adanya,akupun mau mencoba memaafkan perbuatanmu yang kurang berkenan dihatiku.Karna Tuhan maha pemurah,dan akupun masih hidup sekarang ini,semuanya hanyalah karna kasih karuniaNya semata.Amin.
Oleh:M Fransiska CM
Sabtu, 09 Januari 2010
PELAYANAN KASIH

Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap tiap hari dalam bait Allah.Mereka memecahkan roti di rumah mereka masing masing secara bergilir dan makan bersama sama dengan gembira dan tulus hati.Sambil memuji Allah dan mereka disukai semua orang dan tiap tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan (kis 2:46-47)
Bacaan diatas menggambarkan cara hidup jemaat pertama.Saat ini terkadang kita lupa untuk menyerupai cara hidup jemaat pertama.Mungkin kita masih berkumpul mungkin sering kali tanpa disertai dengan kesatuan hati.Kita berkomunitas seringkali bukan lagi sebagai suatu kebutuhan,tapi hanya sebuah rutinitas.Kita saling berbagi namun acapkali tanpa disertai ketulusan,kalaupun ada,kita hanya memiliki ketulusan untuk orang orang yang menyenangkan hati kita.Kita masih memuji Allah,namun kesombongan sering membuat kitapun lupa akan segala sesuatu yang boleh kita miliki adalah buah kasih karunianya,sehingga kita kitamulai menganggap diri kita yang paling benar.Karenanyakita mulai berselisih satu sama lain,mulai saling menghakimi,bahkan tak jarang tanpa kita sadari kitapun menjadi batu sandungan buat saudara kita yang lain.
Saat ini kita mau mencoba merenungkan bagaimana cara hidup jemaat pertama dahulu.Kita bayangkan betapa hangatnya kasih persaudaraan diantara mereka,bagaimana mungkin mereka bisa saling berbagijika tanpa disertai oleh kasih.Bagaimana mungkin mereka bisa selalu gembira dan tulus hati sambil memuji Allah kalau mereka sendiri tidak menyadari kasih karunia Allah.Karenanya biarlah pelayanan kita selalu dilandasi oleh kasih dengan segala kerelaan dan dengan sdgala yang kita miliki.Kita sendiri telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus,bahwa Ia yang olehkarena kita menjadi miskin,sekalipun Ia kaya,supaya kita menjadi kaya oleh karena kemiskinanNya.
Melayani berarti memiliki ketulusan untuk melakukan sesuatu yang mungkin tidak mau kita lakukan,juga berarti tetap bertekun terhadap segala sesuatu yang harus kita lakukan,juga berarti berani mengasihi tanpa memilih.Melayani berarti me''nol''kan diri kita dan menomorsatukan Allah melalui kasih kita kepada saudara saudara ktia yang lain,juga berarti membiarkan diri dibentuk olehNya.
Karenanya sekali lagi semua yang kita punya hanyalah kasih karunia,biarlah pelayanan yang kita berikan adalah pelayanan kasih bukan sekedar rutinitas.Biarlah pelayanan kita disertai kerinduan untuk mengasihiNya dan tentunya didalam setiap pelayanan kita hanya berpusat bagi kemuliaanNya saja.Sebab ada tertulis karena itu yang penting bukanlah yang menanam maupun yang menyiram tetapi Allah yang memberikan pertumbuhan.Karena,baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama dan masing masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.Jika setiap pelayanan memiliki hati sebagai hamba niscaya tiap tiap hari Tuhan menambah jumlah kita dengan orang yang diselamatkan seperti yang terjadi pada jemaat pertama waktu dahulu.
Oleh:M Fransiska CM
BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA


BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA
Baik,kita sering sekali mendengar sabda Yesus yang satu ini bukan?Langsung saja,kepada siapakah kita percayakan hidup kita seluruhnya?Ada apa dengan sosok yang kita perca ya itu?Kebahagiaan luar biasa apakah dampak dari mempercayakan seluruh hidup kita kepadaNya?Sudahkah kita percaya secara total dan membiarkan atas kehendakNya sajalah yang boleh terjadi dalam hidup kita?
Percaya berarti tidak ragu sedikitpun,yakin dan berani menjalani segala yang dikehedakiNya,percaya berarti menerima karunia karuniaNya secara total sekarang juga.Bisakah kita seperti itu?
Oleh:Rendy Kadirin. 9/1/2010
Selasa, 05 Januari 2010
KITA MENJADI TERANG DUNIA , APA BISA?

KITA MENJADI TERANG DUNIA,APA BISA ?
Terang,apa bila kita bicara soal terang,luas sekali persepsinya.Yang pasti segala hal menyangkut terang,menyangkut juga soal keindahan,keterbukaan,kegembiraan bahkan kehidupan.Seberkas cahaya sekecil apapun pasti sanggup menerangi seberkas kegelapan sebesar apapun.Mengapa bisa seperti itu?Satu titik terang diantara kegelapan pastilah sangat mencolok dan mengundang reaksi disekitarnya untuk mendekat kearah terang tersebut. Dan hebatnya lagi terang tersebut dapat di bagikan dan bertambah banyak.Dengan demikian,makna kehidupan sebenarnya akan terlihat semakin nyata.Kita dapat melihat Kristus dan para muridNya yang begitu tulus dan berani membagikan kasihNya,menyebarkan kabar gembira apapun caranya dan kita dapat melihat hasilnya sampai sekarang,luar biasa bukan?
Bagaimana dengan kita?Sejak lahir setiap orang diberi inti terang oleh Tuhan.masalahnya apakah kita mau membagikan terang itu dan seberapa banyak terang yang kita hasilkan kepada orang lain dengan membawa serta membagikan kehangatan,kegembiraan,berkat berkat dan segala perbuatan baik.Sangat sederhana rupanya untuk untuk membagikan terang yang kita miliki.Betapa indahnya jika setiap orang didunia ini bisa menjadi terang terhadap semuanya,sangat luar biasa bukan diri kita ini?Syukur kepada Allah yang telang menciptakan kita.Mari kita bersama membagikan terang terang kita di mulai saat ini dan untuk selamanya.
oleh Rendy Kadirin/1 jan 2010
Langganan:
Komentar (Atom)